Rabu, 05 Desember 2012

BAHAYA NARKOBA

Bahaya Rokok

Sebenarnya tidak sedikit dari kita yang tahu bahwa rokok itu berbahaya bagi kesehatan tubuh kita. Namun banyak pula yang mengabaikannya. Padahal pada bungkus rokok dapat kita baca dengan mudah kalimat tentang bahaya rokok sebagai berikut:
“MEROKOK DAPAT MENYEBABKAN KANKER, SERANGAN JANTUNG, IMPOTENSI, GANGGUAN KEHAMILAN DAN JANIN”
Namun anehnya masih banyak dari saudara-saudara kita yang merokok dan tidak merasa bahwa perbuatannya merugikan diri sendiri dengan adanya ancaman-ancaman di dalam bungkus rokok yang mereka pegang.

Kandungan di dalam rokok

Rokok mengandung ribuan zat dimana 50 persen diantaranya telah diklasifikasikan sebagai zat yang memiliki dampak buruk bagi kesehatan manusia. Bahan-bahan tersebut diantaranya adalah radioaktif Polonium-201, Acetone (bahan dalam cat), Amonia (pembersih toilet), naphthalene, DDT (pestisida) dan racun arsenik lainnya. Selain itu ketika dibakar, rokok mengeluarkan gas hidrogen sianida yang sering digunakan dalam kamar gas untuk hukuman mati. Belum lagi jika pembakaran tidak sempurna dapat menghasilkan gas karbon monoksida (CO) yang membuat darah sulit mengambil oksigen dari paru-paru. Zat-zat lain yang berbahaya dan sering disebut antara lain adalah Tar dan Nikotin. Tar adalah satu kesatuan dari empat puluh tiga bahan yang menyebabkan kanker. Sedangkan Nikotin adalah zat yang dapat merangsang saraf dan otak sehingga menimbulkan efek kecanduan. Hal inilah yang membuat seorang perokok seringkali sulit melepaskan diri dari jeratan rokok. Dari keseluruhan kasus penyakit jantung yang terjadi pada manusia, 25 persennya merupakan akibat dari merokok.

Penyakit-penyakit akibat rokok

Penyakit yang disebabkan oleh rokok tidak terbatas pada yang disebutkan di dalam bungkus rokok saja. Penyakit yang terkait dengan rokok ada banyak sekali, diantaranya adalah:
  • Kanker kandung kemih
  • Kanker lambung, usus dan colon
  • Kanker mulut, tekak dan esofagus
  • Kanker hati dan pankreas
  • Kanker payudara, mulut rahim dan rahim
  • Kanker paru-paru, bronkhitis dan infeksi saluran pernafasan kronis
  • Penyakit jantung dan stroke hemoragik
  • Pengeroposan tulang atau osteoporosis
  • Penurunan kesuburan bahkan kemandulan
  • Keguguran bahkan hingga melahirkan bayi yang cacat
  • Emfisima, ulser peptik dan batuk menahun
  • Lemah otot, penyakit gusi dan kerusakan pada mata

Bahaya merokok bagi perokok pasif

Diatas adalah penyakit yang banyak diderita oleh meraka sebagai perokok aktif. Perokok aktif adalah orang yang secara langsung menghisap rokok atas kehendak pribadinya. Selain perokok aktif, ada juga perokok pasif, yakni orang yang menghisap asap rokok yang dikeluarkan dari mulut perokok. Tidak hanya perokok aktif saja yang memiliki resiko terkena penyakit, perokok pasif pun juga demikian. Berikut adalah penyakit yang sangat mungkin menyerang perokok pasif.
  • Meningkatnya resiko kanker paru-paru dan serangan jantung
  • Meningkatnya resiko penyakit saluran pernafasan seperti radang paru-paru dan bronkhitis
  • Iritasi pada mata yang menyebabkan rasa sakit dan pedih
  • Bersin dan batuk-batuk karena alergi
  • Sakit pada tekak, esofagus, kerongkongan dan tenggorokan
  • Sakit kepala sebagai reaksi penolakan nikotin
Oleh karena itu dapat dikatakan bahwa perokok yang merokok di tempat umum atau tidak memperdulikan orang lain yang tidak merokok adalah orang yang egois. Nikmatnya diambil sendiri, sakitnya dibagi-bagi. Selain itu, asap rokok yang dikeluarkan lebih berbahaya daripada yang masuk ke dalam tubuh perokok pasif. Hal ini dikarenakan asap rokok mengandung zat-zat sebagai berikut:
  • Mengandung nikotin dua kali lebih banyak
  • Mengandung karbon monoksida lima kali lebih banyak
  • Mengandung tar lima kali lebih banyak
  • Meningkatnya zat kimia berbahaya bagi kesehatan hingga berkali lipat

Bahaya asap rokok bagi ibu hamil, janin dan bayi

Selain bagi perokok pasif yang dalam keadaan normal, asap rokok lebih berbahaya bagi ibu hamil dan janin yang dikandungnya. Akibat dari asap rokok tersebut antara lain:
  • Keguguran pada janin yang dikandung
  • Kematian janin di dalam kandungan
  • Pendarahan pada plasenta dan terjadi pembesaran lebih dari 30 persen
  • Berat badan janin berkurang sekitar 20-30 persen dari normal
  • Bayi yang lahir prematur dalam keadaan kesehatan yang tidak stabil
Asap rokok lebih berbahaya lagi jika dihisap oleh bayi, akibatnya adalah:
  • Mengalami gangguan dan penyakit pernafasan
  • Terganggunya perkembangan kecerdasan anak, baik motorik maupun kognitif
  • Terjangkitnya penyakit telinga
  • Bisa meningkatkan resiko penyakit leukimia sebanyak dua kali lipat
  • Meningkatkan resiko kanker otak hingga 22 persen
  • Bayi akan lebih mudah lelah karena oksigen yang tidak terserap sempurna
  • Sindrom kematian secara mendadak

Bahaya merokok untuk anak usia sekolah

Kita dapat menemui di jalan-jalan, baik di kota besar dan kota kecil dimana para pelajar dengan santainya merokok seolah itu bukan perbuatan yang buruk. Anda dapat menemukan mereka di berbagai tempat, seperti kafe, terminal, kendaraan umum atau bahkan di sekitar sekolah mereka sendiri. Orang yang mengerti dan sadar tentang kesehatan pastinya akan prihatin dengan keadaan seperti ini. Merokok itu jelas merugikan kesehatan, namun selain itu ada kerugian lainnya, yakni masalah ekonomi. Para pelajar pada umumnya adalah orang-orang yang masih tergantung secara ekonomi kepada orang tua. Hal ini tentu saja akan menambah berat beban yang harus ditanggung orang tua. Terlebih saat ini banyak juga wanita dan remaja putri yang merokok.
Faktor utama yang menjadi penyebab pelajar merokok adalah lingkungan. Masa remaja yang penuh dengan rasa ingin tahu membuat mereka ingin mencoba banyak hal. Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, rokok mengandung nikotin yang mengakibatkan kecanduan. Maka sekali merokok, akan sulit untuk berhenti, kecuali ada kemauan yang keras dan bantuan dari lingkungan. Hal yang kedua ini tentu tidak akan didapatkan ketika para pelajar berada dalam lingkungan perokok. Bahkan banyak diantara para pelajar yang menganggap bahwa pria yang tidak merokok itu tidak jantan. Hal inilah yang menyebabkan para pelajar banyak yang menjadi perokok, dikarenakan rokok merupakan salah satu dari ajang mereka untuk mengaktualisasikan diri mereka. Sebagai simbol bahwa mereka adalah orang gaul dan eksis.
Persepsi seperti ini tentu saja adalah sebuah kesalahan besar. Menurut survey yang dilakukan oleh Yayasan Jantung Indonesia, sekitar 77 persen pelajar Indonesia yang merokok mengawali petualangan mereka dari tawaran atau olok-olok teman-temannya sendiri. Selain itu, kurangnya informasi mengenai bahaya rokok sejak dini menjadi penyebab banyaknya pelajar yang merokok. Padahal setiap mereka menghisap rokok, sama saja menghisap ribuan bahan kimia berbahaya yang justru merugikan kesehatan.

Peran serta orang tua, guru dan masyarakat dalam mengatasi perokok usia dini

Sebagai masyarakat yang sadar akan kesehatan, maka kita harus melakukan sesuatu dalam mensosialisasikan bahaya merokok. Semua pihak, baik itu orang tua, guru, masyarakat dan juga pemerintah harusnya melakukan sosialisasi tentang bahaya merokok bagi pelajar sesuai dengan kemampuan dan kondisi masing-masing. Sosialisasi yang dilakukan harus benar-benar riil dan masuk ke alam bawah sadar para pelajar. Hal-hal yang bisa dilakukan untuk mencegah pelajar merokok diantaranya adalah sebagai berikut:
  1. Sekolah dan jajarannya harus berkomitmen membebaskan sekolah dari rokok. Guru, karyawan dan orang tua dan semua orang yang berkunjung ke sekolah tidak diperkenankan merokok seperti di rumah sakit. Hal ini merupakan suatu bentuk keteladanan. Tentu saja akan aneh dan masuk akal jika hanya siswa saja yang dilarang merokok.
  2. Kegiatan yang melibatkan pemuda terutama para pelajar tidak boleh menggunakan sponsor dari perusahaan rokok atau yang berkaitan dengannya.
  3. Orang tua yang merokok tidak memperlihatkan diri saat merokok di depan anak-anaknya, jika memang tidak bisa berhenti merokok. Tetapi jika orang tua bisa berhenti merokok, tentu saja itu akan lebih baik karena dapat dicontoh oleh anak-anaknya.
  4. Jika anak memiliki waktu luang maka tugas orang tua adalah mendorongnya dalam kegiatan yang positif sehingga mereka tidak ada waktu untuk merokok. Kegiatan tersebut bisa seperti les, olahraga, bermusik dan lain sebagainya. Lebih baik lagi jika orang tua turut serta di dalamnya.
Membudayakan hidup sehat yang bebas rokok harus dimulai dari sekarang. Lebih baik anda meninggalkan rokok saat ini dalam keadaan masih sehat dan bugar daripada nantinya anda harus meninggalkan rokok dalam keadaan sakit kritis dan diujung kematian. Demi orang-orang yang kita cintai, ada baiknya kita berhenti merokok mulai dari sekarang. Semoga artikel ini membawa manfaat bagi anda.

Minggu, 23 September 2012

SATUAN ACARA PERKULIAHAN
(SAP)

PERGURUAN TINGGI       : UNIVERSITAS GALUH CIAMIS
NAMA MATA KULIAH       : PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
SKS                                      : 3 SKS
KODE                                  : MPK 301
D0SEN PENGAMPU : ENDIN LIDINILLAH, S.Ag., M.Ag
Standar Kompetensi : 1. Memahami kedudukan dan tanggungjawab manusia di tengah alam
                                           semesta
Kompetensi dasar     : 1. 1. Memahami  Al-Qur`an dan hadis tentang penciptaan alam
Indikator                    : Mampu membaca, menerjemahkan, dan menyimpulkan kandungan isi QS.
                                      Al-Anbiya (21): 30 dan  hadis tentang penciptaan alam
Alokasi Waktu           :  50 menit  (Pertemuan ke-1)

1.    Tujuan Pembelajaran
Mahasiswa dapat    membaca, menerjemahkan, dan menyimpulkan kandungan isi QS. Al-Anbiya (21): 30 dan  hadis tentang penciptaan alam
2.    Materi Pembelajaran
a.    Membaca QS.Al-Anbiya (21): 30
b.    Membaca hadis tentang penciptaan alam
3.    Metode Pembelajaran
Ceramah, tanya jawab, drill (latihan),
4.    Langkah-Langkah kegiatan Pembelajaran
a.    Kegiatan awal:
Mahasiswa membuka kitab tafsir
b.    Kegiatan inti:
Dosen memberi contoh bacaan Al-Qur`an, menerangkan terjemah dan kandungannya serta kaitannya dengan hadis
c.    Kegiatan akhir:
Dosen membuka forum tanya jawab 
5.    Sumber Belajar
a.       Buku ajar PAI
b.      Al-Maktabah Asy-Syamilah dan Al-Qur`an Digital
c.       Internet
6.    Penilaian
a.    Teknik                            : Perfomance, tes tulis
b.    Bentuk Instrumen          : Check list, uraian objektif dan uraian bebas
c.    Soal/instrument              :
1). Bacalah QS. Al-Anbiya  ayat 30 dengan benar
a).  Makharijul Huruf
 1.  Benar Sekali             2.   Benar 3.  Salah Sebagain    4. Salah Semua
b)   Tajwid
 1.  Benar Sekali            2.   Benar 3.  Salah Sebagain   4. Salah Semua
2). Terjemahkan QS. Al-Anbiya  30 dan hadis tentang penciptaan alam
3)  Jelaskan pokok-pokok yang terkandung dalam QS Al-Anbiya (21): 30 dan hadis tentang penciptaan alam
Standar Kompetensi : 1. Memahami kedudukan dan  tanggungjawab manusia di alam semesta                                 
Kompetensi dasar     : 1. 2. Menjelaskan pandangan Islam tentang alam semesta
Indikator                    : Menjelaskan proses terjadinya alam semesta menurut Al-Qur`an dan riset                       
Alokasi Waktu           :  100 menit  (Pertemuan ke-1)

1.    Tujuan Pembelajaran
Mahasiswa meyakini bahwa alam semesta ada yang menciptakan, tidak terjadi dengan sendirinya
2.    Materi Pembelajaran
a.    Menjelaskan proses terjadinya alam semesta menurut Al-Qur`an dan hasil riset
b.    Menjelaskan bukti-bukti bahwa alam semesta ada yang menciptakan, tidak terjadi dengan sendirinya
3.    Metode Pembelajaran
Ceramah, diskusi
4.    Langkah-Langkah kegiatan Pembelajaran
a.    Kegiatan awal
Kelompok Mahasiswa yang bagian presentasi maju ke depan
b.    Kegiatan inti
1). Mahasiswa mempresentasikan makalahnya selama 30 menit
2). Setelah presentasi, dibuka forum tanya jawab antara sesama mahasiswa dan antar mahasiswa dengan dosen
c.    Kegiatan akhir
Dosen dan mahasiswa melakukan refleksi, mahasiswa mendapat tugas proyek
5.    Sumber Belajar
a.    Buku ajar PAI
b.    Makalah
c.    Internet
6.    Penilaian
a.    Teknik                            :  Perfomance, proyek, tes tulis
b.    Bentuk Instrumen          :  Check list, uraian objektif dan uraian bebas
c.    Soal/instrument  :
1). Pertanyaan dari mahasiswa
Nama            :……………….
Kelas : ………………
a).  Kuantitas pertanyaan
 1.   3  kali          2. 2  kali           3.  1 kali    4. tidak aktif
b)   Kualitas
 1.  Tinggi    2.   Sedang, 3. Rendah   4. rendah sekali
2). Jelaskan proses terjadinya alam semesta menurut Al-Qur`an dan hasil riset
3)  Resensi buku Dr. Harun Yahya tentang Pesona Alam Semesta !
Standar Kompetensi : 1. Memahami kedudukan dan tanggungjawab manusia di tengah alam
                                           semesta
Kompetensi dasar     : 1. 3. Memahami  Al-Qur`an dan hadis tentang penciptaan manusia
Indikator                    : Mampu membaca, menerjemahkan, dan menyimpulkan kandungan isi QS.
                                      Al-Baqarah (2): 30 dan  hadis tentang penciptaan manusia
Alokasi Waktu           :  50 menit  (Pertemuan ke-2)

1.    Tujuan Pembelajaran
Mahasiswa dapat    membaca, menerjemahkan, dan menyimpulkan kandungan isi QS. Al-Baqarah (2): 30 dan  hadis tentang penciptaan manusia
2.    Materi Pembelajaran
a.    Membaca QS.Al-Baqarah (2): 30
b.    Membaca hadis tentang penciptaan manusia
3.    Metode Pembelajaran
Ceramah, tanya jawab, drill (latihan),
4.    Langkah-Langkah kegiatan Pembelajaran
a.    Kegiatan awal
Mahasiswa membuka kitab tafsir
b.    Kegiatan inti
Dosen memberi contoh bacaan Al-Qur`an, menerangkan terjemah dan kandungannya serta kaitannya dengan hadis
c.    Kegiatan akhir
Dosen membuka forum tanya jawab 
5.    Sumber Belajar
a.       Buku ajar PAI
b.      Al-Maktabah Asy-Syamilah dan Al-Qur`an Digital
c.       Internet
6.    Penilaian
a.    Teknik                            : Perfomance, tes tulis
b.    Bentuk Instrumen          : Check list, uraian objektif dan uraian bebas
c.    Soal/instrument              :
1). Bacalah QS. Al-Baqarah  ayat 30 dengan benar
a).  Makharijul Huruf
 1.  Benar Sekali             2.   Benar 3.  Salah Sebagain    4. Salah Semua
b)   Tajwid
 1.  Benar Sekali            2.   Benar 3.  Salah Sebagain   4. Salah Semua
2). Terjemahkan QS. Al-Baqarah ayat  30 dan hadis tentang penciptaan manusia
3)  Jelaskan pokok-pokok yang terkandung dalam QS Al-Baqarah (2): 30 dan hadis tentang penciptaan manusia
Standar Kompetensi : 1. Memahami kedudukan dan tanggungjawab manusia di alam semesta
Kompetensi dasar     : 1. 4. Menjelaskan pandangan Islam tentang manusia
Indikator                    :   Menjelaskan  hakikat manusia, proses penciptaan manusia, perjalanan
                                         hidup manusia, fungsi, tugas dan  tujuan hidup manusia                   
Alokasi Waktu           :  100 menit  ( Pertemuan ke-2)

Tujuan Pembelajaran
Mahasiswa memahami fungsi dan tugasnya hidup di dunia
1.    Materi Pembelajaran
Hakikat manusia, proses penciptaan manusia, perjalanan hidup manusia, fungsi, tugas dan  tujuan hidup manusia                   
2.   Metode Pembelajaran
Ceramah, diskusi
3.    Langkah-Langkah kegiatan Pembelajaran
a.    Kegiatan awal
Kelompok Mahasiswa yang bagian presentasi, maju ke depan
b.    Kegiatan inti
1). Mahasiswa mempresentasikan makalahnya selama 30 menit
2). Setelah presentasi, dibuka forum tanya jawab antara sesama mahasiswa dan antar mahasiswa dengan dosen
c.    Kegiatan akhir
Dosen dan mahasiswa melakukan refleksi. Mahasiswa mendapat tugas proyek
4.   Sumber Belajar
a.    Buku ajar PAI
b.    Makalah
c.    Internet
5.   Penilaian
a.    Teknik                            :  Perfomance, proyek, tes tulis
b.    Bentuk Instrumen          : Check list, uraian objektif dan uraian bebas
c.    Soal/instrument              :
1). Pertanyaan dari mahasiswa
Nama            :……………….
Kelas : ………………
a).  Kuantitas pertanyaan
 1.   3  kali          2. 2  kali           3.  1 kali    4. tidak aktif
b)   Kualitas
 1.  Tinggi    2.   Sedang, 3. Rendah   4. rendah sekali
2). Jelaskan 5 alam yang dilalui setiap manusia !
3)  Buatlah rencana hidup dengan memakai tabel!

  Standar Kompetensi : 2. Memahami urgensi agama bagi  kehidupan manusia

Kompetensi dasar     : 2. 1. Memahami  Al-Qur`an dan hadis tentang urgensi agama bagi 
                                               kehidupan manusia
Indikator                    : Mampu membaca, menerjemahkan, dan menyimpulkan kandungan isi QS.
                                      Al-A`raf (7): 172 dan hadis tentang setiap anak dilahirkan fitrah
Alokasi Waktu           :  50 menit  (Pertemuan ke-3)
1.      Tujuan Pembelajaran
Mahasiswa dapat membaca, menerjemah kan, dan menyimpulkan kandungan isi QS.                                      Al-A`raf (7): 172 dan hadis tentang setiap anak dilahirkan fitrah
2.   Materi Pembelajaran
a.    Membaca QS. Al-A`raf (7): 172
b, Membaca hadis tentang setiap anak dilahirkan fitrah
3.   Metode Pembelajaran
Ceramah, tanya jawab, drill (latihan),
4.    Langkah-Langkah kegiatan Pembelajaran
a.    Kegiatan awal
Mahasiswa membuka tafsir
b.   Kegiatan inti
Dosen memberi contoh bacaan Al-Qur`an, menerangkan terjemah serta kandungannya
c.    Kegiatan akhir
Dosen membuka forum tanya jawab 
5.   Sumber Belajar
a.    Buku Ajar PAI
b.   Al-Maktabah Asy-Syamilah dan Al-Qur`an Digital
b.  Internet
6.   Penilaian
a.    Teknik                            : Perfomance, tes tulis
b.   Bentuk Instrumen          : Check list, uraian objektif dan uraian bebas
c.    Soal/instrument              :
1). Bacalah QS. Al-A`raf (7): 172 dengan benar
Nama            :……………….
Kelas : ………………
a).  Makharijul Huruf
 1.  Benar Sekali             2.   Benar 3.  Salah Sebagain    4. Salah Semua
b)   Tajwid
 1.  Benar Sekali            2.   Benar 3.  Salah Sebagain   4. Salah Semua
2). Terjemahkan QS. Al-A`raf (7): 172  dan hadis tentang penciptaan manusia
3)  Jelaskan pokok-pokok yang terkandung dalam QS Al-A`raf (7): 172 dan hadis tentang penciptaan manusia
Standar Kompetensi : 2. Memahami urgensi agama bagi  kehidupan manusia
Kompetensi dasar     : 2.1.  Menjelaskan  manfaat agama bagi kehidupan manusia
Indikator                    :  Menjelaskan pengerian arti dan unsur-unsur agama, perkembangan
pemikiran manusia terhadap agama, Manfaat  agama bagi manusia
 Alokasi Waktu          :  100 menit  (Pertemuan ke-3)

1.   Tujuan Pembelajaran
Mahasiswa beragama secara kaffah karena merasakan manfaatnya
2.   Materi Pembelajaran
Pengerian arti dan unsur-unsur agama, perkembangan pemikiran manusia terhadap agama, manfaat  agama bagi manusia
3.    Metode Pembelajaran
Ceramah, diskusi
4.    Langkah-Langkah kegiatan Pembelajaran
a.    Kegiatan awal
Kelompok Mahasiswa yang bagian presentasi, maju ke depan
b.   Kegiatan inti
1). Mahasiswa mempresentasikan makalahnya selama 30 menit
2). Setelah presentasi dibuka forum tanya jawab antara sesama mahasiswa dan antar mahasiswa dengan dosen
c.    Kegiatan akhir
Dosen dan mahasiswa melakukan refleksi. Mahasiswa mendapat tugas proyek
d.   Sumber Belajar
a.    Buku ajar PAI
b.   Makalah
c.    Internet
d.   Penilaian
a.       Teknik                           :  Perfomance, proyek, tes tulis
b.      Bentuk Instrumen         : Check list, uraian objektif dan uraian bebas
c.       Soal/instrument :
1). Jelaskan perkembangan pemikiran tentang agama!
Nama            :……………….
Kelas : ………………
a).  Kuantitas pertanyaan
 1.   3  kali          2. 2  kali           3.  1 kali    4. tidak aktif
b)   Kualitas
 1.  Tinggi    2.   Sedang, 3. Rendah   4. rendah sekali
2). Jelaskan pengertian dan unsur-unsur agama !
3)   Buat paper contoh orang yang taat /tidak taat beragama dan akibatnya!!

Standar Kompetensi : 3. Meningkatkan keyakinan terhadap Islam melalui pemahaman kerangka

                                             dasar ajaran Islam

Kompetensi dasar     : 3. 1. Memahami  Al-Qur`an dan hadis tentang makna Islam
Indikator                    :  Mampu membaca, menerjemahkan, dan menyimpulkan kandungan isi QS.
   Ali-Imran (3): 19 dan hadis tentang makna Islam
Alokasi Waktu           :  50 menit  (Pertemuan ke-4)

1.   Tujuan Pembelajaran
Mahasiswa dapat    membaca, menerjemah kan, dan menyimpulkan kandungan isi QS.   Ali-Imran (3): 19 dan hadis tentang makna Islam
2.   Materi Pembelajaran
a.    Membaca QS. Ali-Imran (3): 19
b. Membaca hadis tentang makna Islam
3.   Metode Pembelajaran
Ceramah, tanya jawab, drill (latihan),
4.    Langkah-Langkah kegiatan Pembelajaran
a.    Kegiatan awal
Mahasiswa membuka tafsir
b.   Kegiatan inti
Dosen memberi contoh bacaan Al-Qur`an, menerangkan terjemah serta kandungannya
c.    Kegiatan akhir
Dosen membuka forum tanya jawab 
5.   Sumber Belajar
a.    Buku Ajar PAI
c.    Al-Maktabah Asy-Syamilah dan Al-Qur`an Digital
b.  Internet
6.   Penilaian
a.    Teknik                            : Perfomance, tes tulis
b.   Bentuk Instrumen          : Check list, uraian objektif dan uraian bebas
c.    Soal/instrument              :
1). Bacalah QS. Ali-Imran (3): 19 dengan benar
Nama            :……………….
Kelas : ………………
a).  Makharijul Huruf
 1.  Benar Sekali             2.   Benar 3.  Salah Sebagain    4. Salah Semua
b)   Tajwid
 1.  Benar Sekali            2.   Benar 3.  Salah Sebagain   4. Salah Semua
2). Terjemahkan QS. Ali-Imran (3): 19 dan hadis tentang makna Islam
3)  Jelaskan pokok-pokok yang terkandung dalam QS Ali-Imran (3): 19 dan hadis tentang makna Islam
Standar Kompetensi : 3. Meningkatkan keyakinan terhadap Islam melalui pemahaman kerangka
dasar ajaran Islam
Kompetensi dasar     : 3.2.  Menjelaskan  kerangka dasar dan sumber ajaran Islam
Indikator                    :  Menjelaskan pengertian Islam, kerangka dasar dan sumber ajaran Islam
Alokasi Waktu           : 100 menit  (Pertemuan ke-4)

1.   Tujuan Pembelajaran
Mahasiswa memahami kerangka dan sumber ajaran Islam sehingga keyakinnnya meningkat
2.   Materi Pembelajaran
Pengertian Islam, kerangka dasar dan sumber ajaran Islam
3.    Metode Pembelajaran
Ceramah, diskusi
4.    Langkah-Langkah kegiatan Pembelajaran
a.    Kegiatan awal
Kelompok Mahasiswa yang bagian presentasi, maju ke depan
b.   Kegiatan inti
1). Mahasiswa mempresentasikan makalahnya selama 30 menit
2). Setelah presentasi dibuka forum tanya jawab antara sesama mahasiswa dan antar mahasiswa dengan dosen
c.    Kegiatan akhir
Dosen dan mahasiswa melakukan refleksi. Mahasiswa mendapat tugas proyek
5.   Sumber Belajar
a.    Buku ajar PAI
b.   Makalah
c.    Internet
6.   Penilaian
a.    Teknik                            :  Perfomance, proyek, tes tulis
b.   Bentuk Instrumen          : Check list, uraian objektif dan uraian bebas
c.    Soal/instrument  :
1). Jelaskan pengertian Islam!
Nama            :……………….
Kelas : ………………
a).  Kuantitas pertanyaan
 1.   3  kali          2. 2  kali           3.  1 kali    4. tidak aktif
b)   Kualitas
 1.  Tinggi    2.   Sedang, 3. Rendah   4. rendah sekali
2). Jelaskan pokok-pokok ajaran Islam!
3)   Buat paper tentang salah satu sumber ajaran Islam!!

Standar Kompetensi : 4. Meningkatkan motivasi dan kemampuan memahami agama Islam

Kompetensi dasar     : 4. 1. Memahami Al-Qur`an & hadis tentang  komprehensifitas ajaran Islam
Indikator                    :  Mampu membaca, menerjemahkan, dan menyimpulkan kandungan isi QS.
 Al-Maidah  (5): 3 dan hadis tentang komprehensifitas ajaran Islam
Alokasi Waktu           : 50 menit  (Pertemuan ke-5)

1.   Tujuan Pembelajaran
Mahasiswa dapat    membaca, menerjemahkan, dan menyimpulkan kandungan isi QS.  Al-Maidah  (5): 3 dan hadis tentang komprehensifitas ajaran Islam
2.   Materi Pembelajaran
a.    Membaca QS. Al-Maidah  (5): 3
b. Membaca hadis tentang komprehensifitas ajaran Islam
3.   Metode Pembelajaran
Ceramah, tanya jawab, drill (latihan),
4.    Langkah-Langkah kegiatan Pembelajaran
a.    Kegiatan awal
Mahasiswa membuka tafsir
b.   Kegiatan inti
Dosen memberi contoh bacaan Al-Qur`an, menerangkan terjemah serta kandungannya
c.    Kegiatan akhir
Dosen membuka forum tanya jawab 
5.   Sumber Belajar
a.    Buku Ajar PAI
b.    Buku Al-Maktabah Asy-Syamilah dan Al-Qur`an Digital
c.     Internet
6.   Penilaian
a.    Teknik                            : Perfomance, tes tulis
b.   Bentuk Instrumen          : Check list, uraian objektif dan uraian bebas
c.    Soal/instrument              :
1). Bacalah QS. Al-Maidah (5): 3 dengan benar
Nama            :……………….
Kelas : ………………
a).  Makharijul Huruf
 1.  Benar Sekali             2.   Benar 3.  Salah Sebagain    4. Salah Semua
b)   Tajwid
 1.  Benar Sekali            2.   Benar 3.  Salah Sebagain   4. Salah Semua
2). Terjemahkan QS. Al-Maidah (5): 3 dan hadis tentang komprehensifitas ajaran Islam
3) Jelaskan pokok-pokok yang terkandung QS. Al-Maidah (5): 3 dan hadis tentang komprehensifitas ajaran Islam